Kasus Korupsi DLH Tangsel Mandek; Penegakan Hukum Tumpul ke Atas?

Struktur Organisasi

Kasus dugaan korupsi proyek pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan (Tangsel) senilai Rp75,94 miliar masih menggantung. Meskipun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten telah memeriksa beberapa saksi, belum ada tersangka yang ditetapkan hingga saat ini. Publik mulai curiga dan bertanya-tanya: apa yang sedang terjadi di Kejati Banten?

Proses hukum kasus ini telah dimulai sejak awal 2025, dengan bukti yang menunjukkan adanya praktik korupsi yang merugikan negara senilai Rp25 miliar. Tim Kejati Banten telah melakukan penggeledahan di kantor DLH Tangsel dan menyita dokumen-dokumen terkait. Namun, sampai saat ini, belum ada tindakan tegas seperti menetapkan tersangka atau mengungkap aktor utama dari skandal ini.

Kami, sebagai mahasiswa dan aktivis yang peduli terhadap pemberantasan korupsi, prihatin dengan proses hukum yang berlangsung saat ini. Mengapa kasus ini berjalan sangat lamban dibandingkan dengan kasus-kasus lain yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Banten?

Seringkali, penggeledahan dan pemeriksaan saksi dapat membantu Kejati untuk menetapkan tersangka dalam kasus korupsi. Namun, ada kasus yang membutuhkan lebih banyak waktu dan bukti sebelum keputusan akhir dapat dibuat. Ini bisa membuat masyarakat menjadi gelisah dan mengetuk jari mereka menunggu hasil yang tidak kunjung datang.

Halimah Humayrah Tuanaya, seorang dosen hukum pidana di Universitas Pamulang, menyoroti pentingnya transparansi dalam proses hukum. Menurutnya, masyarakat harus terus memantau perkembangan kasus tersebut dan memastikan bahwa proses hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

Warga Tangsel berhak mengetahui perkembangan kasus ini dan kami tidak ingin melihatnya berakhir dengan impunitas lagi. Kami mendukung semua upaya yang dilakukan untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, demi keadilan bagi masyarakat. Seperti banyak kasus korupsi lainnya, pelaku harus diadili sesuai hukum yang berlaku dan kami berharap agar hal ini dapat terjadi dalam kasus ini.

Jika Kejati Banten tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani perkara ini, kami akan mengambil tindakan. Mahasiswa dan masyarakat akan terus memperhatikan kasus ini dan bahkan dapat melakukan aksi nyata untuk mendorong pihak berwenang agar bertindak dengan tegas. Tidak ada tempat untuk kelambanan atau ketidaktertarikan dalam penegakan hukum yang adil.

Kami tidak ingin kata-kata kosong belaka tentang keadilan. Kami menuntut agar Kejati Banten segera bertindak dan tidak hanya berbicara saja. Penerapan hukum yang transparan dan adil adalah satu-satunya cara untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan.

Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa masalah ini tidak dibiarkan terhenti begitu saja. Jika tidak ada perkembangan yang signifikan dalam waktu dekat, kami siap untuk melakukan protes di jalan-jalan demi mendapatkan keadilan bagi rakyat. Kami akan memastikan bahwa para koruptor tidak bisa terus bersembunyi di balik kekuasaan tanpa pertanggung jawaban!